apa itu sistem pakar ?
Sistem Pakar(dalam bahasa Inggris: en:expert system) adalah sistem informasi yang berisi pengetahuan seorang pakar sehingga dapat digunakan untuk konsultasi. Pengetahuan seorang pakar yang dimiliki oleh Sistem Pakar ini digunakan sebagi dasar untuk menjawab pertanyaan (konsultasi).
Kepakaran (dalam bahasa Inggris: expertise) adalah pengetahuan yang ekstensif dan spesifik, yang diperoleh melalui rangkaian pelatihan, membaca atau menerima informasi, dan pengalaman. Pengetahuan inilah yang bisa membuat sebuah Sistem Pakar bisa mengambil keputusan secara lebih tepat dan lebih cepat daripada sistem non-pakar dalam memecahkan problem-problem yang bersifat kompleks. Kepakaran mempunyai sifat berjenjang. Pakar top memiliki pengetahuan lebih banyak daripada pakar yunior.
Tujuan Sistem Pakar adalah mentransfer kepakaran seorang pakar ke komputer, kemudian melanjutkannya dari komputer ke orang lain (yang bukan pakar). Sistem pakar adalah suatu program komputer yang mengandung pengetahuan dari satu atau lebih pakar manusia mengenai suatu bidang spesifik. Jenis program ini pertama kali dikembangkan oleh periset kecerdasan buatan pada dasawarsa 1960-an dan 1970-an dan diterapkan secara komersial selama 1980-an. Bentuk umum
sistem pakar adalah suatu program yang dibuat berdasarkan suatu set aturan yang menganalisis informasi (biasanya diberikan oleh pengguna suatu sistem) mengenai suatu kelas masalah spesifik serta analisis matematis dari masalah tersebut. Tergantung dari desainnya, sistem pakar juga mampu merekomendasikan suatu rangkaian tindakan pengguna untuk dapat menerapkan koreksi. Sistem ini memanfaatkan kapabilitas penalaran untuk mencapai suatu simpulan.
Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Pada Anak Bawah Lima Tahun Menggunakan Metode Forward Chaining di latar belakangi oleh Anak-anak pada usia 2 bulan sampai 5 tahun (Balita) lebih rentan terkena penyakit. Lingkungan sangat mempengaruhi kesehatan Balita.
dalam pembuatan aplikasi ini ada 3 tahapan:
Tahap pertama adalah pengumpulan data dan informasi dari Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) dan wawancara dengan Bidan. Dari pengumpulan data dan informasi tersebut ditemukan fakta penyakit, keluhan, gejala dan saran penanganan. Tahap kedua adalah pembuatan rule dengan 18 penyakit. Tahap ketiga adalah implementasi aplikasi sistem pakar berbasis mobile dengan fitur diagnosa penyakit,
selain itu,
Aplikasi sistem pakar yang dibuat dapat mendiagnosa penyakit dan memberikan saran penanganan. Hasil evaluasi dari 50 data uji coba menghasilkan tingkat akurasi sebesar 82%,
Aplikasi sistem pakar untuk mendiagnosa penyakit pada anak bawah lima tahun berbasis mobile
rancangan sistem aplikasi :
| gambar 1 |
1. Input, merupakan pertanyaan-pertanyaan yang muncul dalam aplikasi sistem pakar.
2. Knowledge base (domain pengetahuan), pengetahuan mengenai klasifikasi penyakit berdasarkan buku bagan MTBS yang dijadikan sebagai rule-based.
3. Working memory, fakta-fakta yang diinputkan oleh pengguna kedalam aplikasi sistem pakar.
4. Inference Engine, proses pencocokan faktafakta yang ada pada working memory dengan domain pengetahuan, untuk menrik kesimpulan dari masalah yang dihadapi.
5. Klasifikasi penyakit, hasil kesimpulan dari proses diagnosa sistem pakar
6. Tindakan/pengobatan, tata cara penanganan yang bisa dilakukan oleh pengguna. Diagram yang digunakan dalam perancangan aplikasi yang dibuat adalah use case diagram dan acyivity diagram.
Implementasi pada sistem dilakukan untuk membangun aplikasi diagnosa penyakit pada anak Balita. Aplikasi yang dibangun berbasis mobile yang menggunakan sistem operasi Android dengan Java sebagai bahasa pemrogramannya.Tools yang digunakan dalam implementasi sistem adalah Android Studio 1.0
| use case sistem diagram |
Adapun proses yang disusun berdasarkan fitur yang dibuat sebagai berikut:
1) Melakukan diagnosa :proses ini menggambarkan proses diagnosa sistem pakar. Dalam proses ini pengguna terlebih dahulu menginputkan nama, umur dan alamat Balita yang akan didiagnosa. Setelah itu aplikasi akan memunculkan pertanyaan-pertanyaan gejala yang harus dijawab oleh user. Dari jawaban yang diinputkan oleh user, aplikasi akan menampilkan hasil diagnosa beserta tindakan yang akan diberikan dan dapat menyimpan hasil diagnosa.
2) Melihat kumpulan penyakit: proses ini dapat digunakan oleh user untuk menambah wawasan mengenai penyakit-penyakit yang dapat dialami oleh Balita. Pada proses ini akan ditampilkan beberapa penyakit yang dapat dialami oleh Balita. Apabila pengguna memilih salah satu penyakit akan muncul detail penyakit, gejala dan penanganannya.
3) Melihat riwayat pasien: pada proses ini digunakan untuk melihat data-data hasil diagnosa Balita yang sudah diproses. Fitur ini semua data pasien yang sudah diproses oleh aplikasi akan ditampilkan. User dapat melihat detail diagnosa yang dilakukan oleh aplikasi. Selain itu untuk memudahkan user untuk melakukan pencarian berdasarkan nama.
Implementasi Sistem
Implementasi penelitian ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman Java berbasis Android dan database SQLite. Database SQLite digunakan untuk menyimpan hasil output aplikasi. Berikut implementasi yang dilakukan:
1) Diagnosa Penyakit Balita :fitur ini digunakan untuk mendiagnosa penyakit pada Balita. Sebelum melakukan proses diagnosa dilakukan pengguna harus memasukkan data identitas Balita pada antarmuka home. Antarmuka home terdapat dua fitur yaitu, fitur pertanyaan dan fitur hasil diagnosa. Setelah memasukkan data identitas maka akan memulai mendiagnosa dengan mengisi pertanyaan pada antarmuka pertanyaan. Kemudian akan menghasilkan hasil diagnosa pada antarmuka hasil diagnosa. Halaman antarmuka pertanyaan dan hasil diagnosa dapat dilihat pada Gambar 3 dan Gambar 4.
| gambar 3 |
| gambar 4 |
2) Riwayat Diagnosa : Fitur riwayat diagnosa digunakan untuk melihat riwayat diagnosa pasien dan pencarian berdasarkan nama Balita. Untuk membuka fitur ini pengguna menekan icon “Riwayat”. Antarmuka riwayat pasien dan pencarian dapat dilihat pada Gambar 5 dan 6.
| gambar 5 |
| gambar 6 |
3) Penyakit : Fitur ini pengguna dapat mempelajari penyakit pada balita. Fitur ini dapat dibuka dengan menekan icon berlambang penyakit. Ketika dibuka akan ditampilkan beberapa penyakit, yaitu : Pneomania, Diare, Demam, Campak, dan Demam Berdarah Dengue. Dengan mengklik nama penyakit, akan muncul detail penyakit, gejala dan tindakan. Halaman detail penyakit dapat dilihat pada Gambar 7
| gambar 7 |
sumber :
pembuat jurnal Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Pada Anak Bawah Lima Tahun Menggunakan Metode Forward Chaining: Bagus Fery Yanto1), Indah Werdiningsih2), Endah Purwanti3)
link jurnal : https://e-journal.unair.ac.id/JISEBI/article/download/3613/2792
0 komentar:
Posting Komentar